Program Harvest International Curriculum


Trimester 5


Hubungan Kristus Sesi 3 dari 7


Topik Sesi 3: Respon Kita akan Rancangan Allah



Bagian 1: Daftar Ayat Renungan


Kisah Para Rasul 26 : 16-18 “Tetapi sekarang, bangunlah dan berdirilah. Aku menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah kaulihat dari pada-Ku dan tentang apa yang akan Kuperlihatkan kepadamu nanti. 17 Aku akan mengasingkan engkau dari bangsa ini dan dari bangsa-bangsa lain. Dan Aku akan mengutus engkau kepada mereka, 18 untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.”


Kisah Para Rasul 26 : 22-23 “Tetapi oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar. Dan apa yang kuberitakan itu tidak lain dari pada yang sebelumnya telah diberitahukan oleh para nabi dan juga oleh Musa, 23 yaitu, bahwa Mesias harus menderita sengsara dan bahwa Ia adalah yang pertama yang akan bangkit dari antara orang mati, dan bahwa Ia akan memberitakan terang kepada bangsa ini dan kepada bangsa-bangsa lain."”


Bagian 2: Topik Kuliah


Pendahuluan

Manusia diciptakan menurut rupa dan gambar Allah, dan memiliki potensi untuk menerima segala anugerah Allah dan menjadi manusia yang sesuai dengan apa yang Allah inginkan.


1. Karya Kristus

Kristus telah menyatakan kepada kita siapa Allah itu, dan Kristus juga telah menyatakan siapa kita. Setelah ia menyatakan ini maka Yesus menanggung semua dosa-dosa kita.

1.A. Yesus memberikan diriNya untuk mati bagi kita agar kita tidak mati melainkan memiliki hidup.

1.B. Yesus telah memikul dosa-dosa kita, hukuman kita, dan juga sakit penyakit kita.

1.C. Yesus bangkit dari mati, dan selama 40 hari mengajar murid-muridNya dan kembali kepada Bapa.

1.D. Yesus duduk di sebelah Bapa dan bersyafaat bagi kita.

1.E. Yesus telah menghancurkan semua pekerjaan iblis dan memberikan kemenangan bagi kita.

1.F. Yesus menjadikan kita menjadi sahabat dan rekan sekerjaNya.


2. Apa yang Menggugah Kita untuk Memberikan Hidup Kita yang Terbaik bagi Allah.

Kita bisa berikan semua yang terbaik dalam hidup kita bagi Allah bila kita 1) mengetahui rencana Allah, dan 2) mengetahui peran kita dalam rencana Allah tersebut.


2.A. Mengetahui rencana Allah. Umat manusia mengalami begitu banyak penderitaan. Mereka ketakutan dan banyak mengalami intimidasi atas dosa-dosa mereka. Pekerjaan iblis lebih lanjut merusak manusia dan membinasakan mereka. Tetapi Allah mengasihi mereka dan memiliki rencana untuk menyelamatkan mereka karena Allah rindu untuk tinggal di antara umat manusia ciptaanNya ini, meskipun dunia tidak menginginkannya. Kasih Allah mendorongNya untuk menyelamatkan, memulihkan, dan menyembuhkan umat manusia. Ini adalah rencana Allah yang penuh dengan kasih karunia bagi umat manusia.


2.B. Peran kita dalam rencana Allah tersebut. Kita sudah memahami dan menikmati kasih karunia Allah bagi manusia ini. Sekarang kita tidak boleh tinggal diam saja. Bila kita sudah menyadari bagaimana Kristus telah mati agar kita memiliki kehidupan yang baru, maka sudah sepatutnya kita mulai memberikan yang terbaik dari hidup kita ini kepada pelayanan Kristus. Respon kita seharusnya adalah untuk meresponi Amanat Agung dan pergi kepada orang-orang yang tersesatkan ini. Ini adalah peran kita dalam rencana Allah tersebut.


2.C. Paulus mengambil perannya dalam rencana Allah. Saat Paulus mengalami perjumpaan dengan Yesus, Yesus memberikan perintah kepada Paulus di Kisah Para Rasul 26 : 16-18 “Tetapi sekarang, bangunlah dan berdirilah. Aku menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah kaulihat dari pada-Ku dan tentang apa yang akan Kuperlihatkan kepadamu nanti. 17 Aku akan mengasingkan engkau dari bangsa ini dan dari bangsa-bangsa lain. Dan Aku akan mengutus engkau kepada mereka, 18 untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.” Setelah itu, di ayat ke 19 Paulus berkata bahwa ia tidak pernah tidak taat kepada perintah itu. Paulus meresponi perintah dari Yesus ini dan sejak itu ia melakukan perannya dengan melayani Tuhan tanpa henti. Bila kita sudah menyadari karya Kristus dalam hidup kita, bukankah kita juga harus meresponinya seperti rasul Paulus telah meresponinya?


2.D. Pelayanan utama Paulus adalah mewartakan Mesias. Paulus dengan setia mentaati perintah Yesus, dan yang ia lakukan terutama adalah mewartakan bagaimana Mesias menderita, mati dan bangkit bagi umat manusia. Kisah Para Rasul 26 : 22-23 “Tetapi oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar. Dan apa yang kuberitakan itu tidak lain dari pada yang sebelumnya telah diberitahukan oleh para nabi dan juga oleh Musa, 23 yaitu, bahwa Mesias harus menderita sengsara dan bahwa Ia adalah yang pertama yang akan bangkit dari antara orang mati, dan bahwa Ia akan memberitakan terang kepada bangsa ini dan kepada bangsa-bangsa lain."”

3. Allah Berkehendak agar Kita Melaksanakan Peran Kita dalam RencanaNya.

3.A. Allah tidak mau melakukan rencanaNya tanpa kita. Ini bukan karena Allah tidak mampu dan tidak maha kuasa, tetapi karena Allah telah mempercayakan kuasa Injil ini kepada kita. Setelah Yesus membayar lunas dosa-dosa kita dan bangkit dari mati, Yesus duduk di sebelah kanan Bapa. Ibrani 1 : 3 “Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi.” Yesus duduk karena pekerjaan pemberesan dosa manusia sudah selesai. Tetapi pada saat inilah pekerjaan kita sebagai orang percaya baru dimulai.

3.B. Jangan meminta Allah melakukan bagiannya kita. Ada dua tipe doa yang salah. Yang pertama adalah doa yang meminta Allah melakukan sesuatu yang Ia sudah lakukan. Yang kedua adalah berdoa meminta Allah melakukan apa yang Allah perintahkan untuk kita lakukan. Doa tipe yang kedua ini seolah membuat Allah menjadi pesuruhnya kita. Berikut adalah beberapa contoh doa yang salah:

3.B.1. Berdoa meminta Allah untuk bergerak bagi bangsa kita. Allah tidak akan menjawab doa seperti ini, karena Allah-lah yang selama ini menantikan kita mematuhi perintah Yesus untuk bergerak dan menginjil bagi bangsa ini.

3.B.2. Berdoa meminta Allah mengunjungi orang-orang sakit. Kita berdoa seperti ini dengan dalih bahwa malaikat adalah roh-roh yang melayani dan merekalah yang bisa diutus Allah mengunjungi orang sakit, dan juga supaya kita bisa beristirahat di rumah kita masing-masing.

3.B.3. Kesaksian dalam sebuah persekutuan wanita. Dalam sebuah persekutuan wanita, ada salah satu anggota yang jatuh dalam dosa perzinaan dan meninggalkan persekutuannya. Semua pimpinan dan anggota persekutuan ini terus berdoa dan memanggil nama si perempuan itu dalam doa-doa mereka. Tetapi doa-doa saja tidak dapat memulihkan si perempuan itu. Akhirnya setelah ditegur oleh seorang hamba Tuhan, persekutuan ini akhirnya mengirimkan beberapa anggotanya untuk mencari si perempuan yang sudah beberapa hari bersembunyi, dan ia ditemukan dalam keadaan yang sangat mengenaskan karena begitu meratapi dosa-dosanya. Barulah setelah dilayani dengan kasih oleh para anggota persekutuan maka si perempuan ini bertobat dan kembali bersekutu dan dipulihkan.

3.C. Allah telah berkomitmen untuk mengutus kita. Allah ingin bekerja melalui kita, karena kita sudah diberikan kelimpahan kasih karunia dan kitalah yang Allah minta untuk meneruskan rencanaNya ini. Ini sudah menjadi bagian dalam hidup keselamatan kita.


4. Segera Meresponi Panggilan Allah dalam RencanaNya


4.A. Mereka yang meresponi Yesus. Yohanes Pembaptis berkata di Yohanes 1 : 34 “Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah." Yohanes Pembaptis tidak ragu untuk memproklamirkan Yesus sesudah ia membaptisNya. Petrus berkata di Matius 16 : 16 “Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"” Petrus tanpa ragu-ragu memproklamirkan siapa Yesus itu saat Yesus bertanya kepadanya. Bartimeus, si pengemis buta meresponi saat ia mendengar Yesus melewatinya di Matius 10 : 47 “Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!"” Bartimeus segera meresponi saat ia mengetahui Yesus dari Nazaret ada berjalan didekatnya. Ia tidak berpikir panjang dan segera mengambil kesempatannya dan bertindak untuk memanggil Yesus.

4.B. Apakah kita juga mengambil kesempatan untuk segera meresponi Yesus? Allah sudah membagikan bagian dari rancanganNya ini kepada kita. Begitu banyak orang tidak perlu mati secara sia-sia karena Kristus sudah rela mati bagi setiap dari mereka. Tetapi Allah mau kita yang mewartakan kabar baik ini kepada mereka. Allah telah berikan RohNya kepada kita, dan kita harus berikan tubuh kita kepada Dia agar rencananya terus terjadi di muka bumi ini.

4.C. Meresponi rencana Allah berarti memberikan bagian terbaik hidup kita bagi Dia. Setelah kita memahami rancangan Allah bagi umat manusia dan memahami peran kita dalam rancangan ini maka sudah sepatutnya kita memberikan bagian hidup terbaik kita untuk dipakai oleh Allah dalam rencanaNya ini. Jangan bimbang dengan berkata bahwa kita tidak layak untuk melakukannya. Kita adalah orang yang telah ditebus dan dibayar lunas oleh darah Yesus. Kita adalah anak Raja, dan Kristus hidup di dalam kita.


Penutup

Yesus telah melakukan bagianNya dengan datang ke dunia, menanggung dosa-dosa manusia serta mengalahkan kuasa iblis. Sekarang yang Yesus butuhkan adalah anak-anakNya yang bersedia meneruskan pekerjaanNya ini. Saat kita bersedia melakukan peran kita bagi kemuliaan Yesus, maka orang-orang lain yang diselamatkan juga akhirnya mulai memberikan bagian terbaik dalam hidup mereka dalam melaksanakan rencana Allah ini.


Bagian 3: Diskusi Kelompok

1. Berikan contoh-contoh doa-doa yang salah yang seringkali dilakukan oleh orang percaya, dan mengapa itu salah?

2. Jelaskan secara detil bagaimana rencana anda memberikan bagian terbaik dalam hidup ini demi pelaksanaan Amanat Agung?