Program Harvest International Curriculum

Trimester 1

Kuliah Kehidupan Supernatural Sesi 7 dari 10


Topik Umum: Kehidupan Dalam Roh dan Kesembuhan Melalui Karunia-Karunia Roh Kudus

Topik Sesi 7: Kesembuhan dan Amanat Agung


Bagian 1: Daftar ayat renungan:

Matius 9 : 36-38 “Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: ‘Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.’”

Markus 16 : 15-20 “Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.”

Matius 24 : 14 “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”


Bagian 2: Topik Kuliah


Pendahuluan

Dalam sesi ketujuh ini, kita akan belajar mengenai Amanat Agung dan Kesembuhan. Pelayanan Yesus di dunia sudah dituntaskan, tetapi sebelum Yesus terangkat ke sorga, Yesus mengumpulkan semua orang percaya di Bukit Zaitun. Saat itulah Ia memberikan Amanat Agung-Nya, di mana di situ juga ia anugerahkan kuasa kesembuhanNya.


1. Karunia Penyembuhan Termasuk di dalam Amanat Agung. Markus 16 : 15-20 “Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.”

Ketika Tuhan Yesus bersiap meninggalkan dunia ini untuk kembali kepada Bapa, la mengumpulkan murid-murid-Nya di Bukit Zaitun dan memberikan mereka perintah terakhir. Amanat ini tidak hanya diberikan untuk para rasul di zaman gereja yang mula-mula, atau untuk mereka yang mau melayani sebagai rasul, nabi, gembala, guru, atau penginjil. Amanat Agung ini diberikan kepada semua orang percaya. Tuhan Yesus pun juga sangat spesifik dalam memberikan penugasannya. Dan salah satu kuasa yang diberikanNya adalah kuasa untuk menyembuhkan. Berikut adalah unsur-unsur dari penugasan Yesus.

1.A. Tanda-tanda mengikuti orang yang percaya. Selama melayani di dunia, Tuhan Yesus berjalan ke segala tempat untuk melayani dengan berbagai mujizat dan juga penyembuhan bagi yang sakit. Saat ini Dia menugaskan kita yang percaya kepada-Nya untuk melalukan hal yang sama, yaitu menyembuhkan yang sakit. Tuhan Yesus mengatakan bahwa tanda-tanda kesembuhan akan mengikuti mereka yang percaya, bukan yang ragu-ragu. Tanda-tanda ini juga tidak dikatakan hanya menyertai seorang penginjil atau pendeta, tapi semua orang percaya. Kita yang telah dipenuhi Roh Kudus harus benar-benar mengimani setiap perkataan dari Tuhan Yesus ini, agar tanda-tanda kesembuhan ini juga akan akan menyertai kita. Karena ini adalah kata-kata terakhir yang Tuhan Yesus ucapkan di dalam Injil Markus, maka berarti ini adalah perintah-Nya yang sangat penting.

1.B. Tanda-tanda diberikan bagi yang bertindak dalam iman percaya. Jangan tunggu dahulu sampai tanda-tanda menyertai kita, tetapi sebaliknya kita harus bangkit, melangkah, dan taat kepada Firman Tuhan. Dalam tindakan iman kitalah maka tanda-tanda ini baru menyertai kita dan bukan sebaliknya.

1.C. Tugas ini diberikan untuk menjangkau setiap makhluk ciptaan Tuhan. Arti dari kata makhluk disini adalah semua manusia tanpa terkecuali. Setiap orang percaya harus dengan berani memberitakan injil kepada semua manusia. Matius 24 : 14 “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Memberitakan berarti memproklamirkan atau membagikan Injil kepada semua orang. Injil disebarkan kepada kelompok orang dalam jumlah yang besar maupun secara individu seperti yang Filipus lakukan terhadap seorang sida-sida dari Etiopia.

1.D. Tuhan pasti meneguhkan Firman-Nya. Markus 16 : 20 “Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan Firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” Tuhan Yesus akan bekerja bersama kita dan menggenapi Firman-Nya kepada mereka yang perlu dilayani untuk kesembuhan. Firman berkata “mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”


2. Model Pelayanan Penyembuhan Oleh Yesus Tanda-tanda kesembuhan mengikuti Tuhan Yesus kemanapun la pergi di dalam pelayanan-Nya. Matius 9 : 35 “Demikianlah Tuhan Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.” Penugasan pelayanan Tuhan Yesus ini juga kita bisa baca di Lukas 4 : 18-19 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas untuk memberitakan tahun rahmat telah datang.”

2.A. Tuhan Yesus adalah contoh bagi kita. Yohanes 14 : 12 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku Ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan bahkan pckerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.” Banyak orang yang telah membaca kalimat ini dan berpikir, "Bagaimana mungkin kita dapat melakukan hal yang sama seperti yang Tuhan Yesus lakukan? Sebab bukankah Yesus adalah Putra Allah yang berkuasa, sedangkan kita hanya manusia biasa?

2.B. Tuhan Yesus menanggalkan ke-Allahan-Nya. Penting untuk dipahami bahwa ketika Tuhan Yesus turun ke dunia la datang sebagai "Adam Yang terakhir." la memang sesungguhnya adalah Allah yang sejati, namun untuk sementara la mengesampingkan hak-Nya sebagai Allah dan datang sebagai Anak Manusia. Filipi 2 : 5-7 “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.” Sebagai Tuhan, la omnipresent atau maha hadir. Tetapi sebagai manusia, la hanya dapat berada di satu tempat dalam satu waktu. Sebagai Allah, la omniscient atau mengetahui segala sesuatu. Tetapi sebagai manusia, saat seorang wanita pendarahan menjamah-Nya, la bertanya: "Siapakah yang menjamah-Ku?” Sebagai Tuhan, la adalah omnipotent atau maha kuasa. Tetapi sebagai sebagai manusia tidak ada mujizat yang Ia lakukan sebelum usia-Nya menginjak tiga puluh tahun. Ketika Tuhan Yesus dibaptis di Sungai Yordan dan Roh Kudus turun kepada-Nya dengan kuasa, maka dari saat itulah Yesus baru mulai melakukan mujizat demi mujizat ke manapun Ia pergi.

2.C. Kita dapat lakukan apa yang Tuhan Yesus lakukan. Pelayanan Tuhan Yesus adalah contoh yang unik. Pelayanan-Nya tidak dikerjakan di dalam kuasa-Nya sebagai Allah. Sebaliknya Ia melayani sebagai seorang Anak Manusia dengan mempraktekkan berbagai karunia-karunia Roh Kudus. Jika Tuhan Yesus dapat melakukannya sebagai Anak Manusia, maka kitapun juga dapat melakukannya. Ingatlah apa yang Tuhan Yesus katakan, bahwa mereka yang percaya kepada-Nya akan dapat melakukan pekerjaan yang Ia lakukan. Yang mendorong Yesus melakukan pelayanannya adalah belas kasihNya terhadap jiwa-jiwa yang terhilang. Matius 9 : 36-38 “Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." Sesungguhnya Tuhan Yesus tidak menginginkan seorang manusiapun binasa. Setiap orang seharusnya mendengar kabar baik karya penyelamatan-Nya, dan ini juga termasuk kuasa kesembuhan-Nya. Sekarang Yesus tidak melakukan-Nya sendirian, melainkan Ia telah membagi-bagikan tugas-Nya itu ke pada kita sebagai orang percaya.


3. Penugasan Yesus Dimulai Dari Dua Belas Orang Tuhan Yesus mulai mengutus para pekerja ke ladang-Nya dengan mengirimkan dua belas murid-Nya. Ia memberikan perintah kepada mereka untuk pergi dan melakukan pekerjaan yang sama dengan pekerja yang telah la lakukan sebelumnya. Matius 10 : 1 “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Matius 10 : 7-8 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.”

3.A. Tuhan Yesus telah memberikan penugasan kepada dua belas orang dan kemudian sesudah itu kepada tujuh puluh orang. Mereka dikirim untuk memberitakan Injil tentang Kerajaan Sorga. Mereka dikirim untuk melakukan pekerjaan yang telah la lakukan sebelumnya. Meskipun Tuhan Yesus telah meninggalkan dunia ini, tetapi pekerjaan-Nya tetap belum berakhir. la melipatgandakan diri-Nya dan pelayanan-Nya ke dalam hidup semua orang percaya. Semua orang percaya harus pergi ke seluruh dunia untuk memberitakan Injil. Semua orang percaya harus mengusir roh jahat, berbicara dengan bahasa-bahasa yang baru, dan menumpangkan tangan mereka ke atas kepala orang sakit dan mereka akan disembuhkan.

3.B. Petrus dan Yohanes melakukan pelayanan kesembuhan. Di Kisah Para Rasul 3 : 6 Petrus dan Yohanes sebagai orang-orang percaya menyembuhkan seorang lumpuh dengan berkata: “Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus orang Nazaret, bangkit dan berjalanlah!” Laki-laki itu bangkit berjalan, melompat dan memuji Tuhan, dan jemaat gereja bertambah menjadi 5.000 orang saat itu.

3.C. Filipus melakukan pelayanan kesembuhan. Filipus juga seorang percaya yang melayani di Yerusalem dan lalu pergi ke Samaria dan berkhotbah tentang Kristus di sana. Kisah Para Rasul 8 : 6-8 “Ketika orang banyak ini mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpung yang disembuhkan Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.”

3.D. Paulus melakukan pelayanan kesembuhan. Dalam Kisah Para Rasul 19 : 11-12 Paulus pergi ke Efesus dan mengajarkan Injil, dan Allah mengerjakan mujizat-mujizat yang luar biasa melalui tangan Paulus. Orang bahkan membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat dari mereka. (Kisah Para Rasul 19 : 11-12). Karena tanda-tanda dan mujizat kesembuhan melalui Paulus maka semua orang di daerah itu bisa mengenal Kristus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani. Kisah Para Rasul 19 : 10 “Hal ini dilakukannya dua tahun lamanya, sehingga semua penduduk Asia mendengar firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani.”

3.E. Kita juga harus melakukan pelayanan kesembuhan. Tuhan mengirimkan para rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala, dan guru-guru untuk memperlengkapi orang-orang kudus, yaitu kita semua, bagi pekerjaan pelayanan-Nya. Kitalah yang melanjutkan pekerjaan pemberitaan Injil bagi semua makhluk, kita dimampukan untuk mengabarkan Injil di kota kita, bangsa, dan dunia sebelum hari kedatangan-Nya. Kita jugalah yang akan dipakai oleh Tuhan di mana tanda-tanda ajaib dan berbagai kesembuhan akan terjadi.


Bagian 3: Diskusi Kelompok

1. Jelaskan kembali apakah hubungan kuasa penyembuhan dengan Amanat Agung?

2. Bagaimanakah orang-orang percaya dapat melakukan pekerjaan yang sama dengan pekerjaan yang Tuhan Yesus lakukan?