Program Harvest International Curriculum


Trimester 1


Dasar-Dasar Iman Sesi 4 dari 6


Topik: Pribadi dan Cara Kerja Roh Kudus


Bagian 1: Daftar Ayat Renungan

Yohanes 14 : 15-18 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.”


Yohanes 16 : 7-16 “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."


Bagian 2: Topik Kuliah


Pendahuluan: Tujuan sesi keempat tentang dasar-dasar iman adalah membahas bagaimana Tubuh Kristus dibangun dan umat Allah diperlengkapi sehingga mereka bisa melakukan pekerjaan Yesus. Masalah-masalah yang kita sedang bicarakan di dalam pelajaran-pelajaran ini sangat mendasar. Kita akan berbicara mengenai Roh Kudus, karena Yesus mengajar banyak tentang Roh Kudus. Setiap orang percaya harus kenal akrab dengan pelayanan Yesus melalui karya Roh Kudus. Pada waktu Yesus berbicara tentang Roh Kudus, Yesus selalu menganggap dia sebagai Pribadi. Dia tidak pernah menggambarkan Roh Kudus sebagai suatu benda, atau suatu kekuatan tentang masa lampau. Roh Kudus tetap ada sekarang ini memimpin setiap orang percaya. Kita telah mempelajari tentang Tritunggal sebelumnya, dan dalam pelajaran ini kita akan berbicara tentang Allah Roh Kudus.


1. Pribadi Roh Kudus.

1.A. Yesus dan para penulis Perjanjian baru memperkenalkan Roh Kudus sebagai seorang Pribadi. Mereka menggunakan kata "Ia" dan "Dia" dan tidak pernah menggunakan kata "itu". Yohanes 14 : 15-18 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Yohanes 14 : 26 “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.”

1.B. Yesus berjanji mengutus Roh Kudus untuk menyertai kita agar kita dapat melakukan kehendak Kristus. Yesus berkata bahwa Roh Kudus mewakili diri-Nya dan juga pekerjaan-Nya. Dalam pesan-Nya yang terakhir kepada para murid sebelum ia disalib, Yesus mengajarkan tentang kedatangan Roh Kudus dan tugasNya. Yohanes 16 : 7-16 “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku." Ayat Firman ini bisa disimpulkan sebagai berikut:

1.B.1. Roh Kudus akan menghindarkan kita dari dosa, menunjukkan kebenaran, dan mengingatkan penghakiman pada iblis dan para pengikutnya.

1.B.2. Roh Kudus akan menunjukkan hal-hal yang akan datang.

1.B.3. Roh Kudus akan membimbing kita.

1.B.4. Roh Kudus akan menempatkan hikmat Allah di dalam hati kita. Dia menuntun kita agar mengerti cara melayani yang memuliakan Yesus.

1.C. Yesus berjanji bahwa Dia akan tinggal di dalam hati kita melalui kehadiran Roh Kudus. Yohanes 14 : 16-18 “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.” Ada 2 hal penting mengenai dampak dari kehadiran Roh Kudus:

1.C.1. Kehadiran Roh Kudus menyebabkan seseorang diselamatkan dan dilahirkan kembali. Tidak seorangpun dapat diselamatkan tanpa Roh Kudus hadir di dalam hatinya.

1.C.2. Kehadiran Roh Kudus membuka jalan bagi seseorang untuk dibaptis oleh Roh Kudus, yaitu saat ia dipenuhi dengan Roh Kudus.


2. Dibaptis di dalam Roh Kudus.

2.A. Pembaptisan di dalam Roh Kudus adalah sebuah pengalaman keselamatan yang berlaku bagi setiap anak Tuhan. Yohanes 7 : 38-39 “Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.”

2.A.1. Yesus menjanjikan pengalaman yang akan datang setelah penyaliban-Nya. la membandingkan hal tersebut seperti aliran air sungai.

2.A.2. Setiap orang yang haus akan dipuaskan oleh air dari sungai kehidupan.

2.A.3. Yesus menghapuskan dosa dunia dan membaptis setiap orang di dalam Roh Kudus. Yohanes 1 : 32-33 “Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: ”Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.”

2.A.4. Baptisan Roh meneguhkan Yesus adalah Juru Selamat pribadi, dan setiap orang percaya akan dipenuhi kuasa-Nya.

2.B. Bilamana Yesus menjanjikan baptisan Roh Kudus? Kisah Para Rasul 1 : 4-5 “Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang demikian kata-Nya "telah kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

2.B.1. Allah menepati janji-Nya ini pada hari Pentakosta. Kisah Para Rasul 2 : 1-4 “Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.”

2.B.2. Pada hari Pentakosta Allah kembali menyatakan diri-Nya dalam kehadiran Roh Kudus.

2.C. Berikut adalah lima contoh baptisan Roh Kudus yang diberitakan di dalam Kitab Kisah Para Rasul

2.C.1. Hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2 : 1-4).

2.C.2. Kisah Kornelius. Kisah Para Rasul 10 : 44-46 “Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah.”

2.C.3. Kisah para pengikut di Efesus. Kisah Para Rasul 19 : 1-7 “Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus." Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes." Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus." Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.”

2.C.4. Orang-orang Samaria menerima Roh Kudus. Kisah Para Rasul 8 : 15-17 “Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorangpun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus.”

2.C.5. Pertobatan Saulus. Kisah Para Rasul 9 : 17 “Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."


2.D. Bahasa Roh mendemonstrasikan kepenuhan Roh Kudus. Mengapa berkata-kata dalam bahasa Roh penting?

2.D.1. Dengan bahasa Roh kita berbicara kepada Allah. 1 Korntus 14 : 2 “Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.”

2.D.2. Dengan berbahasa Roh kita membangun diri kita dengan kuasa. 1 Korintus 14 : 4 “Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri , tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.”

2.E. Tanda-tanda kita menerima kepenuhan Roh Kudus.

2.E.1. Kepenuhan Roh memberi kita kuasa untuk bersaksi. Kisah Para Rasul 1 : 8 “Tetapi kamu akan menerima kuasa , kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

2.E.2. Kepenuhan Roh memberi keberanian. Petrus memiliki keberanian berbicara lantang kepada para pemimpin dan tua-tua di Kisah Para Rasul 4 : 8 “Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus: "Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua, jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu kebajikan kepada seorang sakit dan harus menerangkan dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan, maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati — bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu. Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan — yaitu kamu sendiri —, namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

2.E.3. Kepenuhan Roh membuat kita bernyanyi dan bersyukur. Efesus 5 : 18-19 “Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.”


Bagian 3: Diskusi Kelompok

1. Jelaskan kembali dengan kata-kata anda proses seseorang dilahirkan baru.

2. Mengapa Yesus sering menyebutkan Roh Kudus dengan sebutan Roh Kebenaran dan Roh Penolong?