Program Harvest International Curriculum

Trimester 3

Visi Kepemimpinan Sesi 4 dari 5


Topik Sesi 4: Visi Allah bagi Bangsa-bangsa.



Bagian 1: Daftar Ayat Renungan.


Yohanes 20 : 21 “Maka kata Yesus sekali lagi: ‘Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.’"


Yohanes 15 : 16 “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”


Matius 24 : 14 “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."


Bagian 2: Topik Kuliah.

Pendahuluan.

Mengapa Allah ingin kita menjadi orang-orang yang beriman? Mengapa Allah ingin kita menjadi orang-orang yang penuh kuasa? Mengapa Allah ingin kita memperoleh damai sejahtera? Jawabannya, tentu saja karena Allah mengasihi kita. Tetapi ada alasan lain lagi. Perhatikan Firman Tuhan dalam Yohanes 15 : 16 yang berkata “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” Dari Firman ini, mengapa Yesus memanggil dan memilih kita? Yesus tidak mengatakan bahwa Ia memanggil dan memilih kita untuk pergi ke surga, atau menikmati hidup yang berkelimpahan. Semuanya itu sudah menjadi milik kita sekarang karena hubungan kita dengan Dia. Tetapi mengapa Yesus membawa kita masuk ke dalam KerajaanNya? Supaya kita sebagai muridNya bisa menghasilkan buah. Buah yang Yesus maksud di sini bukan saja buah roh tetapi juga buah dari tuaian jiwa-jiwa yang berharga di seluruh dunia.

Ini adalah sesi untuk mengembangkan visi kita, tetapi kita harus selalu ingat bahwa apapun visi yang kita miliki haruslah berkaitan dengan visi besar Allah. Kita harus terlibat dalam rencana global Allah bagi seluruh bangsa-bangsa. Rencana global Allah adalah membawa seluruh bangsa beriman kepada Yesus Kristus.

Yesus memberikan Amanat Agung, pesan terakhir Yesus sebelum naik ke surga. Amanat Agung harus menjadi agenda bagi gereja-gereja. Amanat Agung dimulai sejak Yesus naik ke surga sampai Yesus kembali lagi ke dunia. Kita harus fokuskan hidup kita, tenaga kita, pengharapan kita, doa-doa kita pada penggenapan Amanat Agung ini. Iman kekeristenan adalah iman misionaris. Kekristenan sejati dan Alkitabiah adalah kekristenan yang selalu memiliki unsur penginjilan. Penginjilan adalah tanggung jawab semua orang percaya untuk menyampaikan kabar baik dan menjadikan semua bangsa murid Tuhan Yesus.


1. Perjanjian antara Allah dengan Abraham.

1.A. Tuhan memanggil Abraham. Dalam Kejadian 12 : 1-3 “Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.’" Ini adalah perjanjian Allah dengan Abraham. Allah mengatakan kepada Abraham, bahwa melalui keturunan Abraham, seluruh keluarga di bumi akan memperoleh berkat.

1.B. Kita adalah benih Abraham secara rohani. Dalam Galatia 3 : 16 dikatakan “Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan ‘kepada keturunan-keturunannya’ seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: ‘dan kepada keturunanmu’, yaitu Kristus.” Rasul Paulus mengatakan bahwa Yesus adalah benih keturunan Abraham. Dan melalui iman kepada Yesus Kristus, kita adalah benih Abraham secara rohani. Oleh karena itu, kita berhak mengklaim janji Allah kepada Abraham, yaitu bahwa kita akan diberkati. Tetapi dalam perjanjian tersebut kita juga memiliki tanggung jawab. Sebagai umat Allah kita harus menjadi berkat bagi keluarga-keluarga di bumi. Caranya kita menjadi berkat adalah dengan membagikan Kabar Baik.


2. Kedatangan Yesus Kedua Kali.

Tanda-tanda kedatangan Yesus kedua kali adalah:

2.A. Injil diberitakan di seluruh dunia. Matius 24 : 3 “Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" Dalam ayat ini, para murid bertanya tentang tanda-tanda kedatangan Yesus yang kedua kali. Dan dalam Matius 24 : 14, Yesus menjawab “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." Jelas dikatakan, bahwa Injil akan diberitakan ke seluruh dunia dan kepada semua bangsa sebelum Yesus datang untuk yang kedua kali.

2.B. Peperangan antar suku di seluruh dunia. Kemudian dalam Matius 24 : 7, Yesus katakan “Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.” Kata “bangsa” dalam bahasa aslinya adalah “etnos”, dan dari kata inilah, kita mendapatkan kata “etnis”. Maksud ayat ini adalah sebelum kedatangan Yesus kedua kali akan ada peperangan antara bangsa-bangsa. Tetapi pada saat bersamaan akan ada kebangkitan rohani orang-orang yang sudah ditebus yang memperoleh hidup yang kekal.


3. Visi Allah.

3.A. Membawa Injil kepada setiap orang.

3.B. Menanam gereja di setiap buku bangsa di seluruh dunia.

3.C. Apapun visi yang Tuhan sudah berikan kepada kita, visi tersebut haruslah memberikan kontribusi kepada visi Allah.


4. Janji Kuasa Supranatural untuk Menggenapi Amanat Agung.

Setiap kali Yesus memberikan Amanat Agung, Dia memberikan janji kuasa supranatural untuk menggenapi Amanat Agung tersebut:

4.A. Matius 28 : 18-20 berkata “Yesus mendekati mereka dan berkata: ‘Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.’" Visi dalam ayat ini adalah menjadikan semua bangsa murid Yesus. Kita harus membawa setiap suku bangsa kepada Yesus Kristus. Ada perintah yang jelas yang diberikan Yesus kepada kita semua yaitu untuk menjadikan semua bangsa murid Yesus. Ini adalah perintah supranatural. Tetapi Yesus juga menjanjikan kuasa supranatural, yaitu Yesus akan menyertai kita sampai akhir jaman.

4.B. Markus 16 : 15 berkata “Lalu Ia berkata kepada mereka: ‘Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.’” Di ayat ini, perintah Yesus adalah agar kita menjangkau semua tanpa kecuali. Yesus menjanjikan kuasa supranatural yaitu tanda-tanda akan menyertai orang percaya.

4.C. Lukas 24 : 46-48 berkata “Kata-Nya kepada mereka: ‘Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.” Dalam ayat ini, Yesus memberikan perintah supranatural tetapi Yesus juga memberikan kuasa supranatural, yaitu dalam ayat 49 “Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." Dan ayat ini terjadi saat pencurahan Roh Kudus dalam pentakosta.

4.D. Yohanes 20 : 21-22 berkata “Maka kata Yesus sekali lagi: ‘Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.’ Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.’” Sekali lagi, Yesus memberikan tugas supranatural yang disertai dengan kuasa supranatural.

4.E. Kisah Para Rasul 1 : 8 berkata “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Ada kuasa yang dahsyat yaitu kuasa Roh Kudus yang diberikan kepada kita dalam menggenapi tugas yang diberikan Allah.


5. Kuasa Tuhan untuk melakukan misiNya.

Berikut adalah berbagai anugerah kuasa Tuhan yang diberikan kepada kita untuk melakukan misiNya:

5.A. Kuasa Roh Kudus, seperti dikatakan dalam Zakharia 4 : 6 “Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

5.B. Kuasa Firman Tuhan, seperti dikatakan dalam Yeremia 23 : 29 “Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman TUHAN dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu?

5.C. Kuasa Injil, seperti dikatakan dalam Roma 1 : 16 “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.”

5.D. Kuasa di dalam nama Yesus, seperti dikatakan dalam Kisah Para Rasul 3 : 16 “Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.”

5.E. Kuasa darah Yesus, seperti dikatakan dalam Wahyu 12 : 11 “Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.”



Bagian 3: Diskusi Kelompok.

1. Apakah anda sudah memiliki visi Tuhan? Jelaskan.


2. Apa yang anda lakukan untuk menjalankan visi Tuhan tersebut?


3. Menurut anda, apakah ada kuasa Tuhan yang menyertai anda dalam menggenapi visi tersebut? Jelaskan.